Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Kompak Naik pada 3 November 2026

Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Kompak Naik pada 3 November 2026
Harga emas Galeri 24, Antam, dan UBS tercatat bergerak pada perdagangan Selasa (3/11/2026).

CAKAPBISNIS.COM — Harga emas batangan di Galeri 24, anak usaha PT Pegadaian, tercatat naik pada perdagangan Selasa (3/11/2026), dengan emas Antam 1 gram kini dipatok Rp2.569.000. Kenaikan ini terjadi di tengah pergerakan harga logam mulia yang masih menjadi incaran investor ritel sebagai instrumen lindung nilai. Bagi calon pembeli, selisih harga antarmerek dan ukuran pecahan menjadi pertimbangan utama sebelum membeli.

Paragraf pembuka: Galeri 24, platform ritel logam mulia milik PT Pegadaian, menaikkan harga jual emas batangan pada perdagangan Selasa (3/11/2026). Kenaikan berlaku untuk produk bermerek Galeri 24 sendiri, Antam, maupun UBS yang dipasarkan lewat platform tersebut. Pergerakan harga ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin membeli emas fisik, baik untuk kebutuhan investasi maupun perhiasan.

Rincian Harga per Gram

Untuk cetakan emas Galeri 24 ukuran 1 gram, harga dipatok Rp2.451.000, naik dari harga sebelumnya Rp2.443.000 per gram. Kenaikan serupa terjadi pada emas keluaran Antam untuk pecahan 1 gram yang melesat ke Rp2.569.000 per gram, dibandingkan hari perdagangan sebelumnya Rp2.564.000 per gram.

Berbeda arah, harga emas UBS ukuran 1 gram justru turun menjadi Rp2.475.000 per gram dari sebelumnya Rp2.467.000 per gram. Penurunan ini membuat UBS menjadi pilihan dengan harga terendah di antara ketiga merek pada pecahan 1 gram.

Siapa yang Terdampak Kenaikan

Kenaikan harga menyentuh langsung calon pembeli ritel yang biasa membeli emas dalam pecahan kecil, terutama 1 gram. Kelompok ini umumnya adalah investor pemula, pekerja yang menyisihkan penghasilan untuk tabungan emas, hingga masyarakat yang membeli logam mulia sebagai hadiah.

Bagi nasabah Pegadaian, pergerakan harga di Galeri 24 juga menjadi rujukan saat melakukan transaksi gadai maupun pembelian cicilan emas. Selisih harga antarmerek membuat pembeli perlu membandingkan produk sebelum memutuskan, karena tiap merek memiliki sertifikasi dan tingkat likuiditas yang berbeda di pasar.

Mengapa Harga BergeraK

Harga emas batangan di platform ritel umumnya mengikuti pergerakan harga acuan logam mulia global dan kurs rupiah. Ketika harga dunia menguat atau rupiah melemah, harga jual emas dalam negeri ikut terkerek. Sebaliknya, koreksi di pasar global bisa menekan harga jual, seperti yang terlihat pada UBS.

Perbedaan respons antarmerek juga dipengaruhi kebijakan penetapan harga masing-masing produsen dan stok yang tersedia di platform. Galeri 24 memasarkan ketiga merek sekaligus, sehingga konsumen bisa melihat perbandingan harga dalam satu tempat.

Penutup: Kenaikan harga emas Antam dan Galeri 24 pada 3 November 2026 memperlihatkan logam mulia masih menjadi pilihan populer di kalangan investor ritel Indonesia. Dengan selisih harga yang cukup terasa antarmerek, membandingkan harga per gram sebelum membeli menjadi langkah yang makin penting.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index